Bappebti KBI BBJ

Index News


- 3 september 2010 - Indeks Dow Jones ditutup menguat 50,63 poin (0,49%) ke level 10.320,10. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 9,81 poin (0,91%) ke level 1.090,10 dan Nasdaq menguat 23,17 poin (1,06%) ke level 2.200,01. Namun kenaikan indeks saham ditopang oleh transaksi yang sangat tipis yakni hanya 6,6 miliar lembar saham, jauh di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar lembar saham.
Penguatan di bursa Wall Street masih berlanjut berkat data penjualan rumah dan tenaga kera yang lebih baik. Namun kenaikan indeks saham terjadi dalam volume perdagangan yang rendah.
Investor melanjutkan rebound tajam yang sudah terjadi sehari sebelumnya, dengan landasan optimisme membaiknya perekonomian.
Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim tunjangan pengangguran baru turun lebih cepat dari ekspektasi pada pekan lalu. Klaim tunjangan pengangguran hingga 28 Agustus turun menjadi 472.000 dari data revisi pekan sebelumnya sebesar 478.000. Angka itu lebih rendah dari ekspektasi analis sebanyak 475.000. National Association of Realtors juga melaporkan angka penjualan rumah naik secara dramatis sebesar 5,2% selama Juli.


- 3 september 2010 - Sikap antisipasi para trader menjelang rilisan data vital US non-farm payroll akhir pekan ini, sukses mengantarkan emas pada jalur recovery setelah sebelumnya terpeleset oleh intensitas transaksi risk appetite. Sementara minyak melanjutkan penguatannya, selepas kabar kebakaran yang melanda fasilitas pengeboran minyak di lepas pantai Teluk Meksiko, sehingga memicu spekulasi terganggunya produksi dan pengiriman. Data cerah US pending home sales yang naik 5.3% setelah dua bulan sebelumnya anjlok, juga berpengaruh terhadap penampilan bursa saham dan berimbas pada kinerja minyak.

Sementara data aplikasi tunjangan sosial tuna karya untuk akhir pekan 28 Agustus, tercatat menurun 6000 menjadi 472.000, disusul oleh kenaikan moderat factory order 0.1%, segenap factor tersebut untuk sejenak tidak menambah kecemasan terhadap lambannya pertumbuhan ekonomi AS. Namun, pasar masih dibayangi potret kelabu untuk data sensitive lainnya, yaitu US non-farm payroll dan unemployment rate yang tersaji dalam label “tidak memuaskan”. Payroll diperkirakan turun hanya sebesar 101.000 dari penurunan sebelumnya, 131.000. Sedangkan tingkat pengangguran nasional, diperkirakan naik 9.6% dari 9.5%. Untuk data vital lainnya, yaitu ISM non manufacturing juga anjlok pada skala 53.6 dari 54.3.
Segenap paket indicator ekonomi AS yang dikemas dengan kualifikasi-estimasi “lebih jelek dari sebelumnya” tersebut, pada sisi lainnya sukses mengantarkan emas kembali beranjak naik dan memancarkan lagi pesonanya sebagai asset surga teraman pada saat prospek ekonomi digelayuti kabut muram. Sebaliknya, jika data tersebut tampil “sangat memuaskan”, maka pola transaksi risk-appetite akan menjungkalkan emas dan mendongkrak minyak


- 3 september 2010 - Nikkei naik 0.4% di 9097.84 akibat penguatan Wall Street setelah data ritel dan perumahan AS yang positif, saham teknologi berperforma sangat baik akibat kuatnya performa Nasdaq. Namun "penguatan mungkin bersifat terbatas sejak penguatan yen, yang merupakan kekhawatiran terbesar kami, menunjukkan tidak adanya sinyal pelemahan," kata Kazuhiro Takahashi, manajer umum Daiwa Securities Capital Markets. "Kami ingin melihat bagaimana pergerakan dollar terhadap yen setelah data pekerja AS hari ini."

USD/JPY diperdagangkan di bawah 85. Nikkei diprediksi bergerak di area 9000-9200 hari ini, namun penguatan mungkin sedikit terpangkas di sesi siang terkait investor tidak ingin menahan posisi sampai akhir pekan. Toshiba naik 0.8% di Y387, Sony melonjak 1.4% di Y2,462. Fast Retailing melemah 0.5% di Y11,570 akibat lemahnya penjualan di beberapa toko.


- 3 september 2010 - HSI memulai bulan September dengan penguatan selama 2 hari, sepertinya akan terus mengalami penguatan dengan target di 22,000 bulan ini, menurut Ben Kwong dari KGI Asia; berdasarkan faktor yang menguntungkan diantaranya ekspektasi langkah stimulus AS lebih lanjut, seperti timbulnya kembali tekanan untuk apresiasi won, aktivitas IPO yang kembali meningkat di HK, di akhir kuartal.
Secara keseluruhan, ia mengatakan "koreksi yang terjadi sejak HSI mengalami penguatan pada 9 Agustus (di 21,801) seharusnya berakhir." Ping An kemungkinan dibuka melemah akibat penjualan saham Newbridge Asia; Esprit akan menghadapi tekanan penjualan, namun Sino Land sepertinya sedikit menguat akibat hasil pendapatan yang lebih baik. HSI melonjak 1.2% di 20,868.92 kemarin, sepertinya terus berlanjut hari ini dan mentes level 21,000.


- 3 september 2010 - Mata uang tunggal Eropa euro menguat terbatas didorong adanya sentimen positif keberhasilan pelelangan obligasi di Spanyol serta Perancis, proyeksi pertumbuhan ekonomi Eropa berdasarkan perkirakan ECB akan terus tumbuh turut pula berperan mendongkrak mata uang tunggal Eropa ini. Mata uang yen masih mendekati level penguatannya terhadap dolar karena belum jelasnya sikap BOJ akan wacana intervensi itu sendiri. Sejauh ini wacana akan intervensi hanya berhasil menahan penguatan yen untuk sementara saja, pasar akan kembali menguji komitmen BOJ dalam mewujudkan kebijakan moneternya. Keraguan dari pihak Jepang sendiri bila langkah intervensi ditempuh tanpa ada dukungan dari Bank Sentral lainnya menjadi pertimbangan tersendiri.

Untuk perdagangan di hari ini, data fundamental ekonomi yang diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan pasar di antaranya dari Swiss data inflasi bulanan dengan estimasi akan meningkat, dari Eropa data retail sales diperkirakan akan membaik pula, dari U.K data Halfax HPI dan services PMI dengan estimasi akan menurun, fokus utama pasar akan tertuju ke data Amerika Non Farm Payroll dengan estimasi menurun namun tingkat pengangguran diperkirakan masih tinggi, ISM non manufacturing diperkirakan akan menurun pula.
Untuk pergerakan hari ini di pasar Asia dan Eropa mata uang dolar diperkirakan masih akan bergerak konsolidasi terhadap major currency lainnya dalam range yang tidak terlalu lebar. Di pasar Amerika berdasarkan forecast data ekonomi AS diprediksi masih akan mengecewakan dan berpotensi akan munculnya safe haven currency yang memicu penguatan mata uang yen dan swiss franch kembali. Belum adanya indikasi solidnya recovery ekonomi global akan mendorong para spekulan melirik investasi yang di nila lebih rendah resikonya dibandingkan melirik high yield currency seperti euro, poundsterling serta aussie.


- Kamis, 2 September 2010 - Pasar kembali memburu asset-asset beresiko seperti hard currency dan saham setelah Amerika merilis data indeks manufaktur ISM yang ternyata naik di luar perkiraan. Data manufaktur ISM ini menghapus sentimen negatif dari laporan tenaga kerja ADP dan memicu kenaikan tajam terhadap pasar equity. Dow Jones ditutup melonjak 2.54% ke level 10,269.47. Dollar yang merupakan salah satu asset safe haven kembali tertekan oleh mata uang komoditi seperti Aussie. Yen dan Swiss juga melemah dipicu aksi ‘pengambilan resiko’. Harga emas juga anjlok dari 1,256.6 hingga di bawah level 1,250.

Indeks manufaktur ISM secara tidak terduga naik dari 55.5 menjadi 56.3 pada bulan Agustus sementara pasar pasar memprediksikan adanya penurunan ke level 53. Komponen lainnya seperti tenaga kerja naik menjadi 60.4, level tertingginya sejak Mei 2004. Produksi juga meningkat menjadi 59.9. Data-data ini menghapus kekecewaan pasar terhadap laporan tenaga kerja ADP yang menunjukkan kontraksi -10K.

Sterling melemah terhadap Euro hari ini setelah dirilisnya data manufaktur PMI Inggris. Data PMI anjlok tajam dari revisi 56.9 menjadi 54.3 pada bulan Agustus dibanding prediksi pasar sebesar 54.3. Data ini menunjukkan bahwa sektor manufaktur di Inggris ternyata melambat lebih cepat dari perkiraan pasar dan menghambat prospek pemulihan ekonomi Inggris di semester kedua. Data ini juga terbalik dari PMI zona Eropa yang direvisi sedikit naik menjadi 55.1 di bulan Agustus. Di sisi lain, PMI SVME Swiss anjlok tajam dari 66.9 menjadi 61.4 di bulan Agustus.

Aussie kembali menjadi mata uang hard currency terkuat hari ini dipicu data GDP Australia yang solid begitu juga data dari China. GDP Australia untuk kuartal kedua naik 1.2% qoq atau 3.3% yoy, dibanding prediksi pasar sebesar 0.9% qoq atau 2.8% yoy. Indeks manufaktur PMI China naik melebihi estimasi pasar menjadi 51.7 di bulan Agustus sementara manufaktur PMI HSBC juga meningkat menjadi 51.9.

Rally di pasar saham dan pelemahan dollar memicu pertanyaan apakah pasar mulai kembali memburu asset-asset beresiko secara besar-besaran atau kenaikan ini hanya bersifat sementara sambil menunggu hasil data non-farm payroll dan tingkat pengangguran di AS yang akan dirilis hari Jumat besok.

Adapun indikator ekonomi yang harus diperhatikan hari ini yaitu indeks harga perumahan Inggris yang diperkirakan naik dari -0.5% menjadi -0.3% dan akan dirilis pukul 13:00 WIB nanti, penjualan eceran tahunan Swiss yang diperkirakan menguat dari 1.0% menjadi 2.3% dan akan dirilis pukul 14:15 WIB nanti, tingkat suku bunga bank sentral Eropa yang diperkirakan tidak berubah di level 1.00% yang akan dirilis pukul 19:30 WIB nanti, ECB juga akan mengadakan konferensi press pukul 19:30 WIB nanti, klaim pengangguran di AS yang diperkirakan bertambah dari 473K menjadi 476K dan akan dirilis pukul 19:30 WIB nanti, serta penjualan rumah AS yang tertunda di mana diperkirakan meningkat dari -2.6% menjadi -1.3% dan akan dirilis pukul 21:00 WIB nanti. Kepala bank sentral Federal Reserve AS yang bernama Ben Bernanke akan berpidato pada pukul 20:00 WIB nanti.


- Kamis, 2 September 2010 - Indeks Dow Jones ditutup menguat hingga 254.75 poin (2.54%) ke level 10,269.47. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 30.96 poin (2.95%) ke level 1.080,29 dan Nasdaq menguat 62.81 poin (2.97%) ke level 2,176.84. Saham-saham di bursa Wall Street kembali bergairah dengan mencetak loncatan kenaikan yang besar. Investor semangat lagi setelah keluarnya data manufaktur AS dan China.

Data-data tersebut sedikit mengikis kekhawatiran seputar lambatnya proses pemulihan ekonomi. Data menunjukkan sektor manufaktur AS mengalami kenaikan untuk 13 bulan berturut-turut melebihi ekspektasi analis. Institute of Supply Management menyatakan indeks manufaktur naik ke 56,3 poin dari 55.5% pada Juli. Angka itu merupakan kenaikan dibandingkan prediksi analis yang hanya mencetak kenaikan 52.9%.

Namun volume belum pulih yakni mencapai 8,12 miliar lembar saham, di bawah rata-rata transaksi di New York Stock Exchange tahun lalu yang sebesar 9,65 miliar lembar saham. Saham-saham alat berat yang sensitif terhadap data ini seperti Caterpillar Inc menguat hingga 4,6%. Menurut Hason Wieberg, Direktur Seaport Securities, aksi beli besar dilakukan para pemain musiman dan hedge fund. Tipisnya volume juga menyebabkan indeks bisa naik tinggi. "Mereka menggerakkan jarum dengan kekuatan, namun tidak ada volume yang besar dibalik itu.


- Kamis, 2 September 2010 - Data sector manufacturing AS dan China yang berkualifikasi sangat memuaskan, segera menyulut gairah transaksi pada pola risk appétit, yang dilambari dengan persepsi pasar bahwa prospek aktivitas ekonomi kembali mencuat. Berawal kabar dari Beijing yang berembus menyapa pasar uang dan komoditi dengan data positif China manufacturing PMI yang berakselerasi pada bulan Agustus pada level 51.9 dari 49.4. Ketangguhan sector manufacturing China ditopang oleh lesatan orderan domestic terkait berkecambahnya aktivitas konstruksi dan diperkirakan akan berlanjut pada beberapa bulan mendatang.

Angin segar dari Beijing ternyata menular hingga Washington, manakala data US ISM manufacturing dipublikasikan dengan kemasan “lebih baik dari ekspektasi”, yaitu melaju 56.3% pada bulan Agustus dibandingakan bulan sebelumnya, hanya 55.5%. Data fresh aktivitas manufacturing di AS tersebut juga menandai akselerasi untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir, dan sejenak efektif meredam kecemasan para partisipan pasar uang dan komoditi terhadap penurunan tajam kinerja ekonomi AS.

Efek lanjut dari potret cerah sector manufacturing dari dua negara raksasa ekonomi dunia tersebut, pun segera memantik sikap para investor untuk mengalihkan pola transaksinya pada domain risk appetite, semisal bursa saham, minyak dan mata uang di luar dollar. Aksi tersebut tidak saja menohok kinerja dollar atas rival karensi utama lainnya, juga mendongkrak penampilan portofolio minyak yang diburu lantaran lebih murah bagi investor pengguna selain dollar. Dan minyak pun sempat singgah pada level di atas $74.000 per barrel.
Sekaligus menegasikan fakta buram data stok minyak mentah AS untuk akhir pekan 27 Agustus, yang melimpah sebanyak 3.4 juta barrel dari estimasi naik 1.3 juta barrel, setelah pekan sebelumnya bertambah 4.1 juta barrel.


- Kamis, 2 September 2010 - Perdagangan mata uang sampai penutupan pasar Amerika, mata uang dolar terkoreksi terhadap high yield currency seperti euro, poundsterling serta aussie namun masih mempertahankan penguatannya terhadap yen dan swiss franch. Membaiknya fundamental ekonomi di beberapa negara berpengaruh seperti China, Australia dan Amerika sendiri setidaknya bisa meredakan kekhawatian pasar global akan ancaman lesunya ekonomi dunia. Sektor manufaktur Amerika terus membaik, begitupun di China dan Australia sehingga berhasil mengangkat perfoma bursa saham dow jones dan komoditi global. Para pelaku pasar pun mengurangi aksi safe haven currency seiring pulihnya keparcayaan akan pemulihan perekonomian global.

Mata uang yen gagal melanjutkan trend bullishnya selain di picu oleh faktor memudarnya sentimen safe haven currency, juga kian genecarnya talk intervention yang di lakukan oleh para pejabat penting di Jepang berkenaan dengan menguatnya mata uang yen akhir-akhir ini. Sejauh ini wacana akan intervensi hanya berhasil menahan penguatan yen untuk sementara saja, pasar akan kembali menguji komitmen BOJ dalam mewujudkan kebijakan moneternya. Dana besar yang dibutuhkan untuk melakukan intervensi ke pasar masih menjadi bahan pertimbangan BOJ, efektifitas intervensi serta dukungan dari Bank Sentral lainnya jelas akan menjadi faktor kunci sukses tidaknya sebuah kebijakan meredam gejolak mata uangnya di pasar.

Untuk perdagangan di hari ini, data fundamental ekonomi yang diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan pasar diantaranya dari Swiss data GDP dengan estimasi akan meningkat, retail sales diperkirakan akan membaik pula, dari U.K data nationwide HPI dengan estimasi akan membaik dan data Halifax HPI diperkiranan akan membaik juga, dari Amerika sendiri data pending home sales dengan estimasi membaik dan factory orders dengan esimasi akan membaik pula. Event ECB meeting dengan sepkulasi masih akan mempertahankan suku bunganya, pernyataan susulannya yang perlu di garis bawahi apakah akan ada sinyalemen perubahan kebijakan pada meeting berikutnya. Komentar dari Gubernur Fed Bernanke perlu juga di waspadai menyikapi adanya progres perubahan ekonomi AS.

Untuk pergerakan hari ini munculnya kembali sentimen risk appetite kemungkinan masih akan mewarnai perdagangan di pasar Asia dan Eropa, high yield currency masih akan mempertahankan penguatannya terhadap dolar. Di pasar Amerika bila pernyataan Bernanke mendukung akan upaya pemulihan ekonomi global bisa di pastikan sentimen risk appetite akan memicu selling dolar kembali. Akan tetapi meredanya sentimen safe haven currency pada hari kemarin belumlah menunjukan adanya perubahan ternd secara keseluruhan di pasar, tes sesungguhnya adalah data payroll Amerika pada akhir pekan nanti. Apabila membaik sesuai dengan ekpektasi pasar akan mendorong para investor melirik investasi yang bisa memberikan imbal hasil yang lebih tinggi lagi.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Mata uang dollar terjadi rebound setelah membentuk pola double bottom di level 80.04. Dollar AS langsung melonjak tajam dan sempat menyentuh resisten keduanya di 83.45. Kami memprediksikan dollar AS akan bertahan di bawah level 84. Adapun indikator ekonomi AS yang harus diperhatikan dalam minggu yaitu indeks harga pengeluaran konsumen personalia (PCE) di luar makanan dan energi, pengeluaran dan pendapatan individual, indeks harga perumahan komposit S&P/CS di 20 kota metropolitan, indeks pembelian PMI Chicago, survey keyakinan konsumen oleh bank sentral, pemotongan tenaga kerja, perubahan tenaga kerja ADP di luar sektor pertanian, indeks pembelian manufaktur ISM, pengeluaran konstruksi, harga manufaktur ISM, supply minyak mentah, total penjualan kenderaan, klaim pengangguran, revisi produktivitas di luar sektor pertanian, revisi biaya unit buruh, penjualan rumah yang tertunda, order pabrik, supply gas alam, perubahan tenaga kerja di luar sektor pertanian, pendapatan rata-rata per jam, dan indeks pembelian non manufaktur ISM. Presiden bank sentral Federal Reserve St Louis James Bullard akan mengantarkan pidato pembukaan dalam diskusi reformasi regulatori finansial yang diatur oleh bank sentral AS dan National Association of Business Economics di St Louis hari Selasa nanti sekitar pukul 00:30 WIB. Bank sentral Federal Reserve AS akan menyelenggarakan meeting minutes hari Rabu nanti sekitar pukul 1:00 WIB.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Mata uang Euro mulai naik sedikit terhadap dollar AS selama sesi perdagangan minggu lalu. Aksi penjualan asset-asset beresiko mulai mereda setelah diselenggarakan meeting Jackson Hole dan pasar sepertinya masih akan terjadi konsolidasi. Dalam meeting Jackson Hole, Ben Bernanke mengatakan perekonomian AS akan melanjutkan ekspansi di semester kedua tahun ini, walaupun dalam fase yang relatif lambat. Bank sentral the Fed berencana 'melakukan apapun sebisa mereka' untuk menjamin pemulihan ekonomi. Minggu lalu EUR/USD diprediksikan masih akan bertahan di bawah level 1.2921 dan ternyata benar. Kami memprediksikan EUR/USD minggu ini akan naik ke level 1.2805. Adapun indikator ekonomi uni Eropa yang harus diperhatikan dalam minggu ini yaitu perubahan jumlah pengangguran di Jerman, penjualan eceran Italia, estimasi indeks harga konsumen zona Eropa, tingkat pengangguran, indeks harga konsumen tahap awal Italia, tingkat pengangguran bulanan Italia, penjualan eceran Jerman, indeks pembelian manufaktur PMI tahap akhir zona Eropa, indeks harga produsen, revisi GDP zona Eropa, indeks pembelian jasa tahap akhir zona Eropa serta penjualan eceran di zona Eropa. Bank sentral ECB akan mengadakan konferensi press hari Kamis nanti sekitar pukul 19:30 WIB untuk membahas tingkat suku bunga yang diperkirakan tidak mengalami perubahan di level 1.00%.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Mata uang Poundsterling terjadi rebound setelah menyentuh level 1.5371 yang merupakan level support terbarunya akhir-akhir ini. Aksi penjualan asset-asset beresiko mulai mereda setelah diselenggarakan meeting Jackson Hole dan pasar sepertinya masih akan terjadi konsolidasi. Dalam meeting Jackson Hole, Ben Bernanke mengatakan perekonomian AS akan melanjutkan ekspansi di semester kedua tahun ini, walaupun dalam fase yang relatif lambat. Bank sentral the Fed berencana 'melakukan apapun sebisa mereka' untuk menjamin pemulihan ekonomi. Minggu lalu GBP/USD diprediksikan akan bertahan di bawah level 1.5669 dan ternyata benar. Kami memprediksikan GBP/USD minggu ini berpeluang besar naik ke level 1.5610. Adapun indikator ekonomi Inggris yang harus diperhatikan dalam minggu ini yaitu keyakian konsumen GfK, pinjaman bersih individual, persetujuan KPR tahap akhir, indeks harga perumahan Halifax, indeks pembelian manufaktur PMI, indeks harga perumahan nasional, indeks harga pembelian konstruksi dan jasa PMI. Bank-bank di Inggris hari Senin ini akan diliburkan dalam rangka menyambut 'Summer Bank Holiday'. Deputi gubernur BoE Paul Tucker akan berpidato dalam konferensi reformasi jasa finansial dengan tema: Perspektif di negara berkembang di Seoul hari Jumat nanti pukul 7:45 WIB.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Mata uang Australia rebound tajam terhadap dollar setelah membentuk support terbarunya di level 0.8770. Aksi penjualan asset beresiko mulai mereda setelah diselenggarakan meeting Jackson Hole dan pasar sepertinya masih akan terjadi konsolidasi. Dalam meeting Jackson Hole, Ben Bernanke mengatakan perekonomian AS akan melanjutkan ekspansi di semester kedua tahun ini, walaupun dalam fase yang relatif lambat. Bank sentral the Fed berencana 'melakukan apapun sebisa mereka' untuk menjamin pemulihan ekonomi. Minggu lalu AUD/USD diprediksikan akan bertahan di bawah level 0.9032 dan ternyata benar. Kami memprediksikan AUD/USD minggu ini akan kembali memasuki level 0.9000an. Adapun indikator ekonomi Australia yang harus diperhatikan dalam minggu ini yaitu profit operasional perusahaan, penjualan rumah baru oleh Housing Industry Association (HIA), persetujuan pendirian bangunan, penjualan eceran, akun Australia saat ini, pinjaman sektor swasta, indeks manufaktur AIG, produk domestik bruto, harga komoditi, neraca dagang dan indeks jasa AIG. Assisten gubernur bank sentral Australia RBA Dr. Guy Debelle akan berpidato dalam konferensi Risk Australia 2010 di Sydney.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Mata uang yen terjadi rebound tajam terhadap dollar setelah membentuk level support terbarunya di 83.61. Aksi pembelian terhadap asset safe haven seperti mata uang yen mulai mereda setelah diselenggarakan meeting Jackson Hole dan pasar sepertinya masih akan terjadi konsolidasi. Dalam meeting Jackson Hole, Ben Bernanke mengatakan perekonomian AS akan melanjutkan ekspansi di semester kedua tahun ini, walaupun dalam fase yang relatif lambat. Bank sentral the Fed berencana 'melakukan apapun sebisa mereka' untuk menjamin pemulihan ekonomi. Jepang saat ini sudah siap jika diperlukan untuk membahas kebijakan yang akan diterapkan untuk mencegah penguatan yen. Perdana menteri Naoto Kan diperkirakan akan bertemu dengan kepala bank sentral Jepang Masaaki Shirakawa setelah Shirakawa pulang dari Amerika sebelum meeting BoJ tgl 6 September nanti. Menteri keuangan Je[ang Yoshihiko Noda juga berkata mereka akan 'memonitor pasar dengan seksama' dan 'akan bertindak jika diperlukan'. Minggu lalu USD/JPY diprediksikan akan menembus support terkuatnya di 84.71 dan ternyata benar. Kami memprediksikan USD/JPY minggu ini akan menguat hingga ke level 85.92. Adapun indikator ekonomi Jepang yang harus diperhatikan dalam minggu ini yaitu indeks manufaktur PMI, produksi industrial tahap awal, penjualan eceran tahunan, pendapatan kas rata-rata, jumlah konstruksi perumahan, basis moneter dan pengeluaran kapital.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Mata uang Swiss Franc terjadi melemah sedikit terhadap dollar AS setelah menyentuh level 1.0219 yang merupakan support terkuatnya saat ini. Aksi penjualan asset beresiko mulai mereda setelah diselenggarakan meeting Jackson Hole dan pasar sepertinya masih akan terjadi konsolidasi. Dalam meeting Jackson Hole, Ben Bernanke mengatakan perekonomian AS akan melanjutkan ekspansi di semester kedua tahun ini, walaupun dalam fase yang relatif lambat. Bank sentral the Fed berencana 'melakukan apapun sebisa mereka' untuk menjamin pemulihan ekonomi. Minggu lalu USD/CHF diprediksikan akan turun lagi di bawah level 1.0338 dan ternyata benar. Kami memprediksikan USD/CHF minggu ini akan rebound hingga ke level 1.0363. Adapun indikator ekonomi Swiss Franc yang harus diperhatikan dalam minggu ini yaitu indikator konsumsi UBS, indeks pembelian manufaktur SVME, produk domestik bruto, penjualan eceran dan indeks harga konsumen.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Harga emas menguat tajam seiring melemahnya dollar AS. Aksi pembelian terhadap asset-asset safe haven seperti emas mulai mereda setelah diselenggarakan meeting Jackson Hole dan pasar sepertinya masih akan terjadi konsolidasi. Dalam meeting Jackson Hole, Ben Bernanke mengatakan perekonomian AS akan melanjutkan ekspansi di semester kedua tahun ini, walaupun dalam fase yang relatif lambat. Bank sentral the Fed berencana 'melakukan apapun sebisa mereka' untuk menjamin pemulihan ekonomi. Minggu lalu harga emas diprediksikan akan naik lagi hingga di atas $1,240 per troy ons dan ternyata benar. Kami memprediksikan harga emas minggu ini mungkin akan terjadi koreksi sedikit hingga ke level $1,220an per troy ons. Adapun indikator ekonomi AS yang harus diperhatikan dalam minggu yaitu indeks harga pengeluaran konsumen personalia (PCE) di luar makanan dan energi, pengeluaran dan pendapatan individual, indeks harga perumahan komposit S&P/CS di 20 kota metropolitan, indeks pembelian PMI Chicago, survey keyakinan konsumen oleh bank sentral, pemotongan tenaga kerja, perubahan tenaga kerja ADP di luar sektor pertanian, indeks pembelian manufaktur ISM, pengeluaran konstruksi, harga manufaktur ISM, supply minyak mentah, total penjualan kenderaan, klaim pengangguran, revisi produktivitas di luar sektor pertanian, revisi biaya unit buruh, penjualan rumah yang tertunda, order pabrik, supply gas alam, perubahan tenaga kerja di luar sektor pertanian, pendapatan rata-rata per jam, dan indeks pembelian non manufaktur ISM.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Indeks saham Hong Kong anjlok cukup tajam mengikuti pelemahan bursa Wall Street. Akan tetapi indeks Dow Jones akhir minggu lalu ditutup +164.84 di level 10,150.65. Aksi penjualan asset beresiko mulai mereda setelah diselenggarakan meeting Jackson Hole dan pasar sepertinya masih akan terjadi konsolidasi. Dalam meeting Jackson Hole, Ben Bernanke mengatakan perekonomian AS akan melanjutkan ekspansi di semester kedua tahun ini, walaupun dalam fase yang relatif lambat. Bank sentral the Fed berencana 'melakukan apapun sebisa mereka' untuk menjamin pemulihan ekonomi. Kami memprediksikan Hang Seng akan naik ke level 20,800 dalam minggu ini. Adapun indikator ekonomi China yang harus diperhatikan dalam minggu yaitu indeks pembelian manufaktur PMI dan survey indeks manufaktur PMI HSBC.


- Senin, 30 Agustus 2010 - Indeks saham Jepang rebound tajam setelah meeting Jackson Hole. Aksi penjualan asset beresiko mulai mereda dan pasar sepertinya masih akan terjadi konsolidasi. Dalam meeting Jackson Hole, Ben Bernanke mengatakan perekonomian AS akan melanjutkan ekspansi di semester kedua tahun ini, walaupun dalam fase yang relatif lambat. Bank sentral the Fed berencana 'melakukan apapun sebisa mereka' untuk menjamin pemulihan ekonomi. Jepang saat ini sudah siap jika diperlukan untuk membahas kebijakan yang akan diterapkan untuk mencegah penguatan yen. Perdana menteri Naoto Kan diperkirakan akan bertemu dengan kepala bank sentral Jepang Masaaki Shirakawa setelah Shirakawa pulang dari Amerika sebelum meeting BoJ tgl 6 September nanti. Menteri keuangan Je[ang Yoshihiko Noda juga berkata mereka akan 'memonitor pasar dengan seksama' dan 'akan bertindak jika diperlukan'. Adapun indikator ekonomi Jepang yang harus diperhatikan dalam minggu ini yaitu indeks manufaktur PMI, produksi industrial tahap awal, penjualan eceran tahunan, pendapatan kas rata-rata, jumlah konstruksi perumahan, basis moneter dan pengeluaran kapital.

 





Copyright Inter Pan Pasifik Futures 2008